PERKUAT SINERGI DAN SOLIDITAS DAKWAH, PMD DUMAI GELAR RAPAT KERJA PERIODE 2026–2029

17 Oct 2026  |  177 views
PERKUAT SINERGI DAN SOLIDITAS DAKWAH, PMD DUMAI GELAR RAPAT KERJA PERIODE 2026–2029

Kota Dumai, PMDkotadumai — Pengurus Persatuan Muballigh Dumai (PMD) masa bakti 2026–2029 secara resmi menggelar Rapat Kerja (Raker) guna menyusun arah program kerja strategis serta memperkuat peran mubalig di tengah masyarakat Kota Dumai. Pertemuan penting ini dihadiri oleh jajaran pelindung, dewan pembina, serta seluruh pengurus PMD yang baru diamanahi kepengurusan.

Ketua PMD terpilih, H. Panaekan, Lc, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang senantiasa mendukung kiprah dakwah PMD di Kota Dumai. Ia menegaskan bahwa amanah kepengurusan untuk periode 2026–2029 merupakan tanggung jawab moral dan spiritual yang besar dalam menjaga kualitas pembinaan umat.

"Keberadaan Persatuan Muballigh Dumai bukan sekadar wadah berhimpun, melainkan benteng moral yang harus terus menghadirkan dakwah sejuk, mencerahkan, dan menyatukan umat. Periode 2026–2029 ini menuntut kita untuk semakin adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan prinsip-prinsip syariat," ujar H. Panaekan.

Ia menambahkan, keterlibatan aktif dewan pembina dan pelindung menjadi fondasi penting bagi pengurus dalam menjalankan program kerja yang terukur dan aplikatif. "Melalui raker ini, mari kita susun program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, meningkatkan kapasitas keilmuan para mubalig, serta mempererat silaturahmi antarda’i di seluruh penjuru Dumai," pungkasnya.

Guna memperkuat kapasitas manajerial kepengurusan, raker kali ini turut menghadirkan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Dumai, Agustri, sebagai narasumber dalam sesi penguatan keorganisasian. Kehadiran figur pengawas pemilu ini memberikan perspektif segar mengenai tata kelola lembaga yang akuntabel, tertib administrasi, serta berdaya tahan tinggi.

Dalam paparannya, Agustri menekankan betapa krusialnya membangun struktur organisasi kepengurusan yang solid dan terkoordinasi dengan baik. Menurutnya, sebuah organisasi kemasyarakatan berbasis dakwah akan mampu bertahan dan memberi dampak luas hanya bila ditopang oleh kepemimpinan kolektif kolegial serta komunikasi internal yang sehat.

"Sebuah organisasi, termasuk Persatuan Muballigh Dumai, memerlukan soliditas yang kokoh dari pucuk pimpinan hingga ke divisi pelaksana. Kepengurusan yang kuat bukan hanya tentang banyaknya program kerja di atas kertas, melainkan bagaimana pembagian tugas berjalan efektif, saling melengkapi, dan memegang komitmen bersama," papar Agustri di hadapan peserta raker.

Lebih lanjut, Agustri menggarisbawahi bahwa pemahaman terhadap dinamika keorganisasian akan meminimalkan konflik internal dan mempermudah pencapaian visi bersama. Organisasi yang matang ditandai dengan transparansi, loyalitas pada garis keputusan organisasi, serta kesiapan dalam merespons berbagai persoalan keumatan secara terstruktur.

Rapat kerja PMD periode 2026–2029 ini kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi komisi, di mana masing-masing bidang merumuskan agenda dakwah, pelatihan kaderisasi mubalig muda, hingga penguatan kerja sama lintas lembaga di Kota Dumai. Acara berlangsung dengan khidmat dan ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan dakwah Islam di Kota Dumai.(Nayyer)

 


Bagikan:
Facebook WhatsApp X