KETUA PMD PIMPIN RAPAT KOORDINASI PEMBENTUKAN TIM AHLI PENYUSUNAN JADWAL DAN MATERI KHUTBAH JUM’AT DAN RAMADHAN 1448 H

25 Oct 2026  |  271 views
KETUA PMD PIMPIN RAPAT KOORDINASI PEMBENTUKAN TIM AHLI PENYUSUNAN JADWAL DAN MATERI KHUTBAH JUM’AT DAN RAMADHAN 1448 H

Kota Dumai, Pengurus Persatuan Muballigh Dumai (PMD) menggelar rapat koordinasi strategis guna mempersiapkan dan penyusunan jadwal dan materi dakwah masyarakat ke depan. Pertemuan penting ini dihadiri oleh jajaran teras organisasi, yang terdiri atas unsur Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB), serta Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PMD, H. Panaekan, Lc, dengan agenda tunggal pembentukan Tim Ahli penyusunan judul serta materi khutbah Jumat dan Ramadhan 1448 Hijriah.

Dalam pembukaan rapat, H. Panaekan menekankan urgensi standardisasi serta pembaruan materi dakwah agar tetap relevan dengan dinamika persoalan umat saat ini. Menurutnya, mimbar Jumat dan momentum Ramadhan merupakan sarana edukasi keagamaan paling strategis untuk membangun kesalehan individu sekaligus kesadaran sosial warga. Oleh sebab itu, materi yang disampaikan para khatib dan dai binaan organisasi tidak boleh disusun secara spontan, melainkan harus berbasis riset mendalam, berbobot keilmuan, serta kontekstual.

"Tantangan umat hari ini menuntut para pendakwah untuk menyajikan konten yang mencerahkan, menyejukkan, sekaligus solutif. Khutbah Jumat tidak boleh sekadar menjadi rutinitas tanpa ruh, dan pesan-pesan selama Ramadhan 1448 H nanti harus mampu menggerakkan kesadaran beragama secara utuh. Keberadaan Tim Ahli ini merupakan langkah strategis untuk memastikan materi yang turun ke masyarakat memiliki kedalaman dalil sekaligus menyentuh realitas sosial," ujar H. Panaekan saat memberikan arahan.

Diskusi kemudian berlanjut pada pemetaan kriteria akademis dan kompetensi para tokoh yang akan dilibatkan ke dalam Tim Ahli. Wakil Ketua II, yang membidangi kurikulum dan kajian dakwah, memaparkan gambaran draf silabus yang membagi fokus kajian khutbah menjadi beberapa pilar, seperti akidah penguat integritas, syariah transformatif, etika publik, serta pemberdayaan ekonomi umat. Sementara itu, Wakil Ketua I, yang mengoordinasikan bidang relasi kelembagaan dan penyebaran materi, menguraikan mekanisme distribusi berkas khutbah agar dapat tersampaikan secara merata, baik melalui format cetak maupun dokumen digital ke masjid-masjid naungan.

Jeeny Rahmayana dari unsur Bendahara turut menyampaikan kesiapan alokasi pembiayaan operasional, mulai dari proses literatur,  pembahasan draf, percetakan buku panduan, hingga rencana lokakarya bagi para khatib menjelang tahun dakwah 1448 H. Kesiapan anggaran ini ditujukan agar kerja tim tidak terhambat persoalan teknis dan penerbitan buku panduan rampung tepat waktu.

Mendengar masukan menyeluruh dari seluruh jajaran pimpinan yang hadir, H. Panaekan langsung memberikan instruksi tegas kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) PMD. Ia meminta agar kepengurusan administrasi disegerakan dan penugasan resmi segera diformalkan. "Kepada Sekjen, saya minta agar Surat Keputusan (SK) penetapan nama-nama Tim Ahli ini diterbitkan dalam waktu sesingkat-singkatnya. Dokumen legalitas ini krusial agar para pengurus, pakar fikih, dan akademisi yang telah kita tunjuk bisa segera menggelar rapat kerja perdana dan mengunci kerangka materi sebelum bulan-bulan dakwah mendatang tiba," tegas H. Panaekan menutup sesi konsolidasi.

Imam Wahyudi selaku Sekjen PMD Kota Dumai menyambut arahan tersebut dengan menyatakan kesiapan jajaran staf administrasi untuk memfinalisasi draf penugasan dalam beberapa hari ke depan. Dengan terbitnya SK Tim Ahli nanti, PMD menargetkan penyusunan jadwal dan penulisan buku panduan khutbah Jumat reguler serta ceramah khusus Ramadhan 1448 H dapat selesai dan didistribusikan ke seluruh anggota PMD dan juga jaringan masjid jauh sebelum jadwal penugasan dimulai.(Nayyer)

 


Bagikan:
Facebook WhatsApp X