PERKUAT KEPEDULIAN SOSIAL, BAZNAS DAN PMD KOTA DUMAI BANGUN SINERGISITAS OPTIMALISASI ZAKAT

27 Oct 2026  |  262 views
PERKUAT KEPEDULIAN SOSIAL, BAZNAS DAN PMD KOTA DUMAI BANGUN SINERGISITAS OPTIMALISASI ZAKAT

KOTA DUMAI — Semangat kolaborasi kian menguat di ruang pertemuan kantor BAZNAS Kota Dumai, Selasa (27/10/2026) pagi. Pertemuan resmi ini mempertemukan dua institusi keagamaan penting di Kota Dumai, yakni Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Dumai sebagai pengelola filantropi Islam terpercaya, dan Pengurus Persatuan Muballigh Dumai (PMD) Kota Dumai yang memiliki jejaring dakwah luas di tengah masyarakat.


Komitmen nyata PMD Kota Dumai langsung ditunjukkan lewat kehadiran lengkap jajaran pimpinan inti (Ketua, Sekretaris, dan Bendahara/KSB). Langkah ini menegaskan kesiapan penuh organisasi muballigh tersebut untuk bergerak satu frekuensi dalam agenda kemanusiaan. Rombongan disambut hangat oleh Komisioner BAZNAS Kota Dumai yang diwakili oleh Dinul Falhan dan H. Suhardi. BAZNAS memandang pertemuan ini bukan sebatas silaturahmi formal, melainkan titik tolak penyatuan komitmen demi mengentaskan ketimpangan sosial dan menyejahterakan umat di Kota Dumai.


Dalam sambutannya, Dinul Falhan menggarisbawahi urgensi peran aktif muballigh dan pemuda dalam membangun kultur sadar zakat di tengah masyarakat modern. Menurut beliau "Kehadiran utuh jajaran KSB PMD Dumai menyuntikkan energi luar biasa bagi kami. Pola dakwah dan pengelolaan zakat saat ini menuntut cara-cara baru, pendekatan yang lebih dekat dengan generasi muda, serta kerja lapangan yang solid. Melalui kemitraan dengan PMD, kita ingin mendobrak paradigma lama bahwa urusan zakat cuma milik kalangan sepuh atau rutinitas tahunan di bulan Ramadan. Zakat sejatinya instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Sinergi ini ditujukan untuk menggugah kesadaran masyarakat luas agar menyalurkan kewajiban zakatnya melalui lembaga resmi yang kredibel."


Ketua PMD Kota Dumai, H. Panaekan, Lc, juga menyambut baik arahan tersebut dengan menyatakan kesiapan total seluruh jajaran kepengurusan dan anggotanya untuk turun langsung ke masyarakat. "Kami hadir lengkap bersama jajaran KSB untuk menunjukkan bukti nyata bahwa keluarga besar PMD Dumai siap mencurahkan waktu, tenaga, serta jejaring dakwah demi kemaslahatan warga. Dakwah Islamiyah tidak boleh berhenti pada narasi di atas mimbar semata, melainkan wajib diwujudkan dalam tindakan konkret yang menyentuh langsung kehidupan kaum dhuafa. Kolaborasi bersama BAZNAS adalah sebuah kehormatan. Kami siap tampil di garda depan mengedukasi jamaah seputar kewajiban berzakat, sekaligus mengawal proses verifikasi dan penyaluran hingga ke pelosok agar hak mustahik tersampaikan secara adil dan transparan," tutur H. Panaekan, Lc.


Dari pertemuan tersebut, kedua lembaga merumuskan dua fokus kerja sama utama yaitu pertama, penguatan edukasi dan literasi zakat terpadu yaitu Mengoptimalkan mimbar dakwah, majelis taklim, dan forum kajian muballigh untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai kewajiban zakat lewat lembaga amil resmi. Kedua, pendistribusian tepat sasaran dan transparan yaitu melibatkan jejaring muballigh PMD dalam verifikasi faktual calon penerima manfaat di tingkat akar rumput, memastikan bantuan tepat sasaran dan produktif.


Pertemuan selama satu jam lebih itu ditutup dengan sesi foto bersama. Kolaborasi ini menjadi pijakan nyata bahwa paduan integritas lembaga amil dan keaktifan para muballigh mampu mengubah ikhtiar pengentasan kemiskinan di Kota Dumai menjadi gerakan sosial yang konkret dan berkesinambungan.(Redaksi)

 


Bagikan:
Facebook WhatsApp X